rumah kaca
Saturday, August 11, 2007
Seandainya
Seandainya kau adalah tawa, izinkan aku menjadi garis senyummu.
Seandainya kau adalah tangis, biarkan aku menjadi bebulir air di matamu.
Seandainya kau adalah mentari, berkicaulah aku di pucuk dahan itu.
Seandainya kau adalah senja, relakan aku menjadi adzan yang
mengantarkanmu pulang ke peraduan.
posted by Lelaki Senja at 11:21 AM


3 Comments:
Indah banget puisinya
Sungguh saya tersentuh, sungguh!
kata yg dipilih sangat manis dan sederhana...
aku suka!
cm mo melengkapi aja deh
seandainya kau adalah cinta biarkan aQ yang kau pilih untuk selamanya
Gitu gri??
Post a Comment
<< Home