Pagi-pagi aku bercermin:
Pipiku tirus, rambutku riak,
matahari bernafas di kulitku.
Itu bukan aku, pikirku.
Lamat aku mengenali sosok itu,
perempuan di dalam cermin.
Cermat aku menyusuri wujudmu, semua lengkap,
kecuali matamu yang tertutup.
Bahkan di dalam cermin, kau enggan melihat wujudku.
Jatinangor, 2008

